JAKARTA - Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadisparekraf) DKI Jakarta Andhika Permata merespon terkait perubahan nama Holywings Club V di kawasan Gatot Subroto, Tebet, Jakarta Selatan menjadi W Super Club. Bahkan Ia bakal mengerahkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi tersebut.
"Artinya kami tim terpadu Disparekraf kemudian DPPUKM kemudian Satpol PP kami akan lakukan pengawasan gitu ya dan secara informasi yang kami terima brandingnya beda nah ini akan kami cek ke lapangan," kata Andhika kepada awak media di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/11/2022) malam.
BACA JUGA:Belum Lengkap, Berkas Perkara Tragedi Kanjuruhan Dikembalikan ke Penyidik Polda Jatim
Andhika menambahkan jajarannya belum mengetahui W Super Club satu perusahaan atau tidak dengan HWG atau Holywings Group.
"Belum diketahui (ada afiliasi dengan HWG atau tidak) maka dengan demikian kita perlu turun ke lapangan langsung kami cek segala macam," ucapnya.
BACA JUGA:Israel Gelar Pemilu Kelima dalam Empat Tahun, Netanyahu Berpotensi Kembali Berkuasa
Andhika menyebut izin operasi W Super Club melalui sistem digital online single submission (OSS) yang diterbitkan Pemerintah Pusat dalam hal ini Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
"Makanya kami juga melakukan pengawasan langsung, kesana kami cek segala macam. Perizinan seperti itu, karena ini kan izinnya melalui OSS ya jadi harus recek (mengecek kembali) ke lapangan," ujarnya.
Lebih lanjut, Andhika mengatakan perlu diteliti lebih lanjut terkait siapa yang submit dengan branding yang diusulkan melalui OSS tersebut. Sehingga diperlukan turun langsung ke lapangan.
"Seyogyanya ini pernah menjadi isu publik terkait dengan teman-teman (Holywings) tersebut, jadi kalo saya lihat ini perlu dilakukan penelitian kembali terkait dengan siapa yang submit, dengan branding yang diusulkan seperti itu, dengan demikian kami juga akan turun ke lapangan segera," tuturnya.
Sebelumnya, Holywings Club V Gatot Subroto, Jakarta Selatan kembali setelah disegel oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait heboh promosi Muhammad dan Maria di minuman beralkohol serta masalah perizinan. Kini, tempat hiburan malam tersebut berganti nama menjadi W Super Club.