JAKARTA - Apa yang pertama kali terlintas di benak kita saat mendengar berita tanggal 10 November? Kebanyakan orang akan berpikir bahwa hari itu pejuang nasional pimpinan Bung Tomo berjibaku untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tentara sekutu.
Aksi revolusioner yang dipimpin Bung Tomo dan para pejuang lainnya itu membuat masyarakat menyebutnya sebagai pahlawan. Tetapi, apakah hanya mereka yang telah bertarung di medan perang yang memenuhi syarat untuk panggilan Pahlawan?
BACA JUGA: KPK dan Tim Dokter Periksa Lukas Enembe, Ini Hasilnya
Dikutip Okezone dari berbagai sumber, pahlawan merupakan orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani.
Namun, apakah hanya para pejuang saja yang layak disebut pahlawan? Dokter, petani dan beberapa profesi lain yang berjuang untuk masyarakat bisa juga disebut pahlawan. Karena mereka juga berjuang untuk kesejahteraan masyarakat.
Sebetulnya, ada pahlawan di sekitar kita yang sangat dekat. Keluarga, keluarga kita adalah pahlawan bagi kita. Ibu dan Ayah bekerja untuk mendapatkan uang agar kepenuhan keluarga tercukupi. Orangtua kita juga tidak pernah mengharapkan balasan apa pun dari anaknya.
BACA JUGA:KNKT Ungkap Ada Gangguan Sistem Mekanikal saat Kecelakaan Pesawat Sriwijaya SJ-182
Padahal sangat banyak pengorbanan yang diberikan orangtua kepada anaknya sedari di dalam kandungan. Saudara kita juga menjaga kita dari lingkungan luar yang tidak baik. Membantu saudaranya ketika susah dan pastinya senang bersama.