“Alhamdulillah dengan adanya Program JKN ini, operasi anak saya berjalan dengan lancar dan setelah ini anak saya harus rutin menjalani kemoterapi dan saya menggunakan Program JKN juga,” ujar Detti.
Detti melanjutkan, pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan dan tenaga kesehatan sudah sangat baik. Program JKN merupakan program perlindungan kesehatan oleh pemerintah yang tentu saja ada jutaan masyarakat yang juga mengakses layanan Program JKN. Oleh karena itu sebagai peserta JKN juga memiliki kewajiban untuk membayar iuran secara rutin dan tepat waktu serta mengikuti prosedur pelayanan kesehatannya dengan benar.
“Kalau antre itu sudah biasa, karena yang kita ketahui Program JKN ini ada jutaan orang yang mengakses layanannya. Asal sesuai prosedur semua akan berjalan dengan baik, tidak ada kendala. Apalagi untuk anak saya yang pejuang kanker, sudah sangat bersahabat sekali dengan Program JKN ini, yang penting anak saya dapat berobat dan kemoterapi, tidak masalah bagi saya mengikuti prosedur yang berlaku,” tuturnya.
Hingga kini sang buah hati masih dalam proses penyembuhan dan sudah dilakukan 12 kali kemoterapi. Dengan tekad kuat sang buah hati untuk sembuh serta dukungan keluarga dan tidak kalah penting kasih sayang seorang ibu kepada anaknya yang bisa membuat sang buah hati pulih kembali dan bisa menjalani kembali aktivitas sehari-harinya dengan ceria.
“Jika tidak ada Program JKN, entah dari mana uang untuk biaya pengobatan buah hati saya, mungkin rumah saya juga sudah terjual. Sekali kemoterapi saja memerlukan biaya jutaan rupiah. Bagi saya BPJS Kesehatan sudah sangat baik, tenaga kesehatan dan pemerintah juga sudah sangat berjasa,” ucapnya.
(Agustina Wulandari )