4. Gerhard Domagk
Dia menemukan prontosil, antibiotik pertama yang dijual secara komersil, sebelum penisilin dan antibiotik lain ditemukan dan tersedia di pasaran. Ini kemajuan luar biasa bagi dunia kedokteran di awal abad 20. Atas penemuannya itu, para juri di Stockholm menganugerahi Nobel Kedokteran pada 1939. Tapi nasibnya tidak jauh beda dengan dua pendahulunya, ia dilarang menerima hadiah Nobel oleh rezim Nazi.
Satu hari setelah pengumuman, Gestapo (polisi rahasia Nazi) menangkap Domagk dan memasukkannya ke penjara selama tujuh hari. Pada 1947, Domagk akhirnya menerima penghargaan tersebut tapi tanpa disertai hadiah uang.
5. Le Duc Tho
Di antara semua penolak Nobel, Le Duc Tho punya alasan paling heroik. Ia adalah pemimpin tertinggi Vietnam Utara yang berperang melawan Vietnam Selatan yang didukung AS. Pada 1973, ia dan Henry Kissinger (Menteri Luar Negeri AS) menandatangani Perjanjian Damai Paris yang menyatakan gencatan senjata antara Vietcong dengan AS.
Panitia Nobel tanpa ragu memilih Le Duc Tho dan Kissinger sebagai pemenang Nobel Perdamaian 1973. Tapi kemudian kepelikan terjadi. Inilah salah satu penghargaan Nobel paling kontroversial sepanjang sejarah Le Duc Tho menolak hadiah Nobel dan Kissinger tidak datang ke acara penganugerahan. Kontroversi ini bahkan menyebabkan dua orang komite pemilihan menyatakan mundur.