Kesejahteraan Petani di Pulang Pisau Membaik Imbas Food Estate

Karina Asta Widara , Jurnalis
Sabtu 05 November 2022 09:57 WIB
Ilustrasi/ Foto: Dok kementan
Share :

JAKARTA- Program food estate di Kalimantan Tengah memberi imbas positif bagi kesejahteraan petani. Food Estate, termasuk yang ada di Kalimantan Tengah, merupakan fondasi penting bagi ketahanan pangan di tanah air dalam jangka panjang.

“Kalau (Food Estate) tidak kita lakukan sekarang, malah nanti terlambat. Sementara kebutuhan pangan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk,” kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Muhammad Yadi Sofyan saat dihubungi, Jumat (4/11).

Ketua Kelompok Tani Sumber Rezeki di Belanti Siam, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Hartoyo mengakui program food estate di wilayahnya memberi banyak manfaat, termasuk dari sisi pendapatan.

“Jadi intinya (food estate) bermanfaat. Meskipun dari penghasilan dari sawah, namanya juga pendapatan, bisa naik atau turun. Tapi keuntungannya di rupiahnya, nilai rupiahnya naik karena terbantu akses jalan kawasan food estate,” kata Hartoyo saat dihubungi terpisah.

Ia menjelaskan, pendapatan yang perlahan naik tersebut terkait meningkatnya produktivitas lahan yang naik sekitar 1,5 juta ton hingga 2 juta ton per hektare, harga jual gabah kering giling (GKG), dan terbukanya pasar gabah basah. Harga GKG terbaru di wilayahnya naik menjadi Rp6.300 per kilogram dari sebelumnya di kisaran Rp5.200 hingga Rp5.300 per kilogram. Sedangkan gabah basah Rp5.000 per kilogram.

“Jadi (sebelum ada Food Estate) padi basah istilahnya belum ada yang beli. Nah, mulai kemarin itu ada yang beli, semenjak jalan ini enak. Itu kan petani mau jemur sendiri, mau dijual basah terserah petani,” katanya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya