Pesawat yang tidak mendapat parkir stand di Bandara Ngurah Rai selanjutnya dialihkan kesebelas bandara pendukung yang dipersiapkan untuk kepentingan penempatan pesawat udara VVIP KTT G20. Tidak hanya dipusingkan dengan keterbatasan jatah parking stand yang tersedia, alotnya teknis parkir pesawat kepala negara juga menjadi tantangan tersendiri.
Hal tersebut lantaran sejumlah negara memiliki permintaan khusus, seperti Amerika Serikat yang ngotot agar pesawat kepresidenan Air Force One diberikan slot parkir di pinggir laut dan jauh dari pesawat komersial.
Pemerintah berdalih hal tersebut bukan permasalahan serius karena hanya menyangkut teknis semata. Setiap negara tentunya memiliki pertimbangan tersendiri, namun yang memutuskan hal tersebut menjadi kewenangan Kementerian Luar Negeri.
"Permintaan sejumlah negara termasuk Amerika Serikat agar parking stand dekat dengan laut diperkirakan berkaitan dengan pertimbangan keamanan agar alutsistanya terpisah dari area pesawat komersial," kata Dirut PT Angkasa Pura I, Faik Fahmi.
(Khafid Mardiyansyah)