KTT ASEAN, Jokowi Ajak Jepang Kembangkan Ekosistem Kendaraan Listrik

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Sabtu 12 November 2022 17:36 WIB
Presiden Jokowi di KTT Asean (Foto: Biro Setpres/Raka Dwi Novianto)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong pembangunan ekosistem kendaraan listrik saat berbicara pada KTT Ke-25 ASEAN – Jepang yang berlangsung di okha Hotel, Phnom Penh, Sabtu 12 November 2022.

“Jepang memiliki kapasitas besar dalam infrastruktur dan industri hijau. Salah satu sektor potensial yang dapat dikembangkan adalah pembangunan ekosistem kendaraan listrik,” ujar Jokowi dalam KTT yang dihadiri pemimpin ASEAN dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida.

 BACA JUGA:Jokowi Dorong Kerja Sama Ekonomi Hijau dalam KTT ASEAN-RoK

Menurut Jokowi, ASEAN memiliki potensi besar bagi pengembangan kendaraan listrik dengan estimasi pasar mencapai 2,7 miliar dolar AS di tahun 2027, sehingga Jepang dapat menjadi mitra utama ASEAN melalui alih teknologi dan investasi.

“Saya mengundang Jepang untuk meningkatkan investasi, terutama dalam manufaktur mobil listrik dan produksi baterai,” kata Presiden.

BACA JUGA:Pesan Jokowi di KTT ASEAN: Kesatuan dan Sentralitas ASEAN Jangan Jadi Mantra Kosong! 

Sebagai pemilik 23% cadangan nikel dunia, Jokowi mengatakan, Indonesia tengah mengembangkan eksosistem industri kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir. Dengan target produksi mobil listrik mencapai 600 ribu unit dan 2,45 juta sepeda motor listrik per tahun di 2030 dengan pengurangan total emisi karbondioksida 3,8 juta ton.

“Kami juga telah menetapkan peta jalan pengembangan industri kendaraan berbasis baterai. Upaya ini akan mempertebal kontribusi kawasan Indo-Pasifik sebagai _epicentrum of growth_ dan di saat yang sama pada upaya global atasi iklim," ujarnya.

Pada 2024, ASEAN dan Jepang akan memperingati 50 tahun kemitraan. Jokowi pun berharap momentum emas tersebut bisa dimanfaatkan untuk membangun ekonomi kawasan yang lebih tangguh dan hijau.

Turut hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT ke-25 ASEAN – Jepang yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya