Pulang Berkebun, Petani Paruh Baya Tenggelam di Sungai

Liansah Rangkuti, Jurnalis
Minggu 13 November 2022 02:30 WIB
Illustrasi (foto: Freepick)
Share :

PADANGSIDIMPUAN - Seorang warga Dusun V Desa Bargot Topong, Kecamatan Padang Sidempuan Batunadua, Kota Padang Sidempuan Sumatera Utara, Mara Imam Siregar (58), dinyatakan hilang, diduga terseret arus sungai Batang Kumal yang meluap saat menyeberang sungai.

Proses pencarian terhadap korban yang sehariannya bekerja sebagai petani kebun, masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Polsek Batunadua Polres Padang Didempuan, TNI dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Sidempuan, dengan menyusuri sungai Batang Kumal.

Plh Kapolsek Batunadua Polres Padang Sidempuan, AKP Irsan Bhakti Harahap yang dikonfirmasi, membenarkan kejadian hilangnya seorang warga Bargot Topong saat menyeberangi sungai Batang Kumal yang sedang meluap.

"Kita mendapat laporan dari keluarga korban, karena ada kehilangan keluarganya saat menyeberangi sungai Batang Kumal sewaktu pulang dari kebun, hendak menuju runah korban," terang Irsan Bhakti kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (12/11/2022).

Dalam laporannya, keluarga korban merasa was-was pada Jumat 11 November 2022 kemarin, sekira pukul 19.30 WIB. karena korban tak kunjung sampai ke rumah hingga malam hari, usai bekerja di kebun yang berjarak sekira 2 kilometer dari perkampungan warga.

"Pihak keluarga bersama warga sempat berinisiatif untuk menyusul korban ke kebun, namun korban tidak ditemui. Sementara beberapa meter dari lokasi penyeberangan sungai, warga menemukan baju dan sendal korban terangkut di pinggiran sungai," beber Irsan.

Atas laporan kehilangan tersebut, Polsek Batunadua langsung menghubungi BPBD Kota Padang Sidempuan dan personil Babinsa untuk melakukan koordinasi melakukan pencarian korban diduga hanyut terseret arus sungai yang deras.

"Dari keterangan warga, korban diduga hanyut di sungai. Sebab, ada beberapa saksi yang melihat korban sebelum hulang, korban sedang menyeberangi sungai dan juga menemukan baju dan sandal milik korban di pinggir sungai," ungkapnya.

Saat ini katanya, tim gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban, walaupun mengalami kesulitan akibat hujan yang turun terus menerus.

" Hujan masih turun terus menerus, namun pencarian terhadap korban masih berlanjut. Kita juga mengimbau kepada warga untuk berhati-hati bila sedang berada di sungai," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya