Umumnya, dalam Bahasa Jawa tulisan /a/ jika dibaca akan berubah menjadi /o/. Contohnya Jawa menjadi Jowo, lara menjadi loro, dan lain-lain. Berbeda halnya dengan dialek Suku Tengger yang tetap mempertahankan tulisan /a/ jika dibaca juga akan menjadi /a/.
Tak hanya itu saja, bentuk pengulanggan kata Suku Tengger juga cukup berbeda. Jika umumnya kata ulang akan ditulis mlaku-mlaku, sedangkan Suku Tengger hanya mengulang kata depannya saja menjadi memlaku.
Belum lagi adanya sejumlah istilah yang memiliki makna berbeda dengan Bahasa Jawa kebanyakan. Karena alasan inilah, banyak orang Jawa yang kesulitan dalam memahami bahasa dari masyarakat Suku Tengger.
Nah, demikian informasi mengenai alasan kenapa orang Jawa masih sulit dalam memahami bahasa suku Tengger. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawwasan Anda.
(RIN)
(Rani Hardjanti)