Kisah Sejarah Ancol yang Berawal dari Kunjungan Soekarno ke Disneyland

Asthesia Dhea Cantika, Jurnalis
Selasa 15 November 2022 11:42 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Setibanya di Indonesia, Soekarno pun berkeinginan memiliki tempat hiburan selayaknya Disneyland. Saat ada usulan kawasan Ancol dijadikan kawasan industri, ia justru menolak dan menjadikan kawasan rawa serta bersemak belukar itu sebagai tempat hiburan.

Alhasil, Pengembangan proyek Ancol terus berjalan hingga tahun 1966 dan di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta - Ali Sadikin. Seluruh pengerjaan seluruh proyek Ancol beralih kepada Badan Pelaksana Pembangunan (BPP) Proyek Ancol yang kemudian menjadi cikal bakal berdirinya PT Pembangunan Jaya.

Pada 19 Oktober 1966, dalam kapasitasnya sebagai BPP Proyek Ancol, PT Pembangunan Jaya berperan dalam mempersiapkan seluruh tahapan perencanaan proyek mulai dari penyiapan konsep pengembangan, strategi, master plan hingga kegiatan pembangunan lainnya, termasuk strategi pemasaran.

Seiring berjalannya waktu, BPP Proyek Ancol mulai melakukan pembenahan secara internal menyusul perubahan status badan hukumnya menjadi PT Pembangunan Jaya Ancol (“Ancol”) melalui Akta Perubahan No. 33 tanggal 10 Juli 1992.

Menyusul pembenahan tersebut, sebanyak 80% kepemilikan saham Jaya Ancol dikuasai oleh Pemda DKI Jakarta dan sebesar 20% sisanya dimiliki oleh PT Pembangunan Jaya.

Kini, kawasan Ancol terus dikembangkan demi terciptanya pariwisata yang indah dan menyenangkan. Saat ini, selain terdapat pantai, kawasan Ancol juga menyuguhkan kolam raksasa atau yang dikenal dengan Seaworld, taman bermain atau yang dikenal dengan Dunia Fantasi (Dufan), wahana air atau Atlantis, dan masih banyak lagi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya