Peristiwa itu terjadi pada Desember 1982. Menurut Atmadji, ikut dalam rombongan Panglima antara lain KSAD Poniman, KSAU Ashadi Tjahjadi dan Sukardi yang kala itu menjabat Panglima Komando Strategi Nasional. Ketika pesawat sudah mencapai ketinggian dan kecepatan yang ditentukan serta lampu penanda sabuk pengaman mati, Jusuf berdiri dari kursinya.
Dia lalu berbalik ke belakang, menghadap Panglima Kostranas. Jusuf berbicara singkat. “Mas Kardi, Presiden telah menyetujui pergantian KSAU dan jij (kamu) akan menggantikan Mas Tjahjadi.”
Kontan Sukardi sangat terkejut. Prajurit AU asal Bojonegoro, Jawa Timur itu sampai kelu dan tak bisa berkata apa-apa. Baru lah setelah menemukan ketenangannya, Sukardi merespons. “Siap, Pak,” katanya.
(Fahmi Firdaus )