BNPB Segera Kirimkan Logistik ke Korban Gempa M5,6 di Cianjur

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Senin 21 November 2022 16:20 WIB
Kepala BNPB Letjen Suharyanto (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan akan segera mengaktifkan posko bencana dan mengirimkan logistik ke korban gempa Magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

"Kami akan segera mengaktifkan posko penanganan bencana, kemudian juga kedatangan kami ke daerah akan membawa logistik bagi para pengungsi yang terpaksa harus tinggal di pengungsian," ucap Suharyanto dalam konferensi pers virtual, Senin (21/11/2022).

"Jadi kami akan siapakan logistik seperlunya, tenda-tenda, kemudian untuk mengaktifkan posko kami akan dorong anggaran dana siap pakai dengan target saat tanggap darurat ini kami pastikan masyarakat Kabupaten Cianjur dan daerah lain yang terdampak betul betul tertangani kebutuhan dasarnya," ujarnya.

 BACA JUGA:Kepala BNPB Akan Cek Lokasi Terdampak Gempa M5,6 Cianjur Besok

Suharyanto memperkirakan masyarakat yang akan mengungsi akan cukup banyak. Menurutnya, dampak kerusakan akibat gempa M5,6 cukup masif.

"Karena kalau kita lihat kerusakannya cukup masif jadi kalau berdasarkan pengalaman penanganan bencana gempa sebelumnya dapat kami perkirakan masyarkat yang harus mengungsi ini cukup banyak," ucapnya.

BACA JUGA:Update Gempa Cianjur, Kepala BNPB: 14 Orang Meninggal Dunia 

Suharyanto akan meninjau langsung lokasi terdampak gempa M5,6 di Kabupaten Cianjur, besok Selasa 21 November 2022.

"Selanjutnya langkah langkah yang akan dilakukan BNPB dan BMKG besok pagi saya akan ke sasaran kami undang juga kepala BMKG kalau berkenan bersama kami untuk melaksanakan pendampingan terhadap langkah langkah penanganan gempa di Kabupaten Cianjur," ujarnya.

Sebagai informasi, gempa M5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur juga dirasakan DKI Jakarta. Sebanyak 14 korban jiwa tercatat BNPB berdasarkan pendataan sementara.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya