BRIN Gelar Nurtanio Pringgoadisuryo Lecture, Penghormatan untuk Bapak Penerbangan Indonesia

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Rabu 30 November 2022 07:52 WIB
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko. (Antara)
Share :

JAKARTA - Sebagai lembaga keilmuan yang terkemuka di Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) perlu memberikan penghargaan kepada individu maupun institusi yang memiliki rekam jejak di bidang Penerbangan dan Antariksa yang baru (innovative) serta bermanfaat secara berarti (significant). Penganugerahan Nurtanio Pringgoadisuryo Memorial Lecture ini akan dikemas dalam bentuk kuliah umum.

Rekam jejak seorang ilmuwan/periset sangat berperan penting dalam penghargaan ini dan merupakan suatu “life time achievement” untuk menunjukkan kualitas dan entitas diri. Penghargaan ini juga ditujukan dalam rangka meningkatkan ekosistem riset di Indonesia, melalui apresiasi tinggi kepada individu yang sangat berjasa dalam penemuan, pengembangan, dan penyebarluasan berbagai kegiatan IPTEK dan inovasi, serta berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.

Laksamana Muda Anumerta Nurtanio Pringgoadisuryo merupakan perintis industri kedirgantaraan di Indonesia pada awal tahun 1950. Ia merupakan sosok pembuat pesawat pertama all metal dan fighter Indonesia bernama Sikumbang.

Selanjutnya ia juga menciptakan pesawat lain bernama Kunang-kunang, Belalang dan Gelatik. Sepak terjang dan jasanya dalam memajukan industri penerbangan di Indonesia sudah sepatutnya menjadi contoh dan teladan bagi para periset baik di bidang penerbangan maupun antariksa. Dengan semangat yang dimiliki Nurtanio, harapannya dapat mendorong para periset untuk terus membangun negeri melalui kontribusi nyata di bidang tersebut. BRIN sangat mendukung hal ini dan mendorong terciptanya ekosistem riset yang kondusif melalui berbagai cara salah satunya dengan pemberian penghargaan yang akan meningkatkan motivasi, inspirasi maupun kreatifitas dari para periset.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan gelaran Nurtanio Memorial Lecture kali ini menjadi yang pertama guna mengenang jasa Bapak Penerbang Indonesia.

"Nurtanio Memorial Lecture merupakan ajang pertama yang diselenggarakan BRIN untuk mengenang kontribusi dan semangat Nurtanio sebagai Bapak Penerbangan dan perintis industri penerbangan Indonesia sebelum era Pak Habibie," ujar Handoko, dalam siaran pers yang diterima, Rabu (30/11/2022).

Terlebih BRIN, sambung Handoko melalui Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, yang mewarisi tugas dan fungsi Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) sebelumnya, memiliki program penguatan riset kedirgantaraan, dan secara khusus saat ini mengembangkan drone untuk tujuan sipil serta pesawat komuter N-219 beserta varian amfibinya.

"Selain penerbangan, BRIN juga fokus mengembangkan teknologi keantariksaan. Teknologi ini sangat perlu untuk mendukung kedaulatan di semua aspek dari negara kita yang kepulauan dengan wilayah yang cukup luas," tambahnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya