Terungkap, Uang Rp400 Juta yang Digasak Perampok dari Rumdin Wali Kota Blitar Akan Digunakan untuk Bayar Utang

Solichan Arif, Jurnalis
Selasa 13 Desember 2022 14:54 WIB
Share :

BLITAR – Kawanan perampok yang meyatroni rumah dinas (rumdin) Wali Kota Blitar pada Senin (12/12/2022) dini hari berhasil menguras uang tunai Rp 400 juta dan sejumlah perhiasan berharga.

Uang Rp 400 juta tersebut kata Wali Kota Blitar Santoso merupakan uang pribadinya yang ia peroleh dari honor membuka acara seminar dan semacamnya. Ia kumpulkan sedikit-sedikit untuk melunasi hutang.

“Jujur aja ya, pada waktu kampanye punya tanggungan yang harus saya selesaikan. Rencana saya akhir tahun akan menyicil utang saya. Saya mengumpulkan dari honor-honor membuka acara,” ujar Santoso kepada wartawan Selasa (13/12/2022).

Uang tunai Rp 400 juta itu disimpan Wali Kota Santoso di dalam almari kamarnya. Sebelum mendapat uang tunai dan perhiasan istrinya, para pelaku sempat melakukan tindak kekerasan.

Dalam keadaan tengkurap dengan lakban menutup mata, mulut, serta mengikat tangan dan kaki, tubuh Santoso dipukul dan ditendangi. Para perampok memaksa Santoso menunjukkan brankas penyimpanan uang.

Ia mengaku tak punya brankas, dan langsung mempersilahkan uangnya di almari diambil, begitu istrinya diancam akan ditelanjangi. Di dalam kamar yang sama, Ny Feti Wulandari, istrinya juga disekap dengan lakban. Hanya saja posisinya berdiri.

Begitu berhasil menggondol uang Rp 400 juta dan perhiasan milik istrinya, kawanan perampok bersenjata tajam itu langsung bergegas pergi. Santoso menolak menyebutkan berapa total utangnya. Ia hanya menegaskan bahwa uang Rp 400 juta yang dibawa kabur kawanan perampok benar adanya.

Ia juga bersyukur masih diberi kesehatan dan keselamatan. “Musibah itu siapapun di manapun kapanpun bisa siapa saja terjadi,” katanya. Santoso enggan berandai-andai atas kasus perampokan yang terjadi di rumah dinas.

Apakah kriminal murni atau ada motif lain di belakangnya, ia enggan berandai-andai atau membuat prediksi. Lagipula kasus yang terjadi juga sudah ditangani aparat kepolisian. Santoso berharap semua pihak tinggal menunggu hasilnya.

“Saat ini kita tinggal menunggu lidik dari Polda. Bagaimana hasilnya, kesimpulannya, kita menunggu saja,” pungkasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya