TORONTO - Kasus pembunuhan miliarder di Kanada belum terbongkar sejak lima tahun lalu. Putra dari pasangan miliarder itu pun membuat sayembara dan kini menaikkan uang hadiah hingga tiga kali lipat untuk informasi kematian orangtuanya.
Sayembera dibuat di tengah rasa frustrasi atas kurangnya kemajuan dalam penyelidikan dan keretakan dalam keluarga.
BACA JUGA:Dokumen Ungkap Hubungan CIA dengan Pelaku Pembunuhan John F Kennedy
Barry Sherman, pendiri raksasa obat Apotex, dan istrinya, Honey, diyakini telah dibunuh di rumah mereka di Toronto, Kanada pada 13 Desember 2017.
Seorang makelar menemukan pasangan itu di area kolam bawah tanah rumah mereka dua hari kemudian, dengan ikat pinggang melingkari leher mereka dan melekat pada pagar kolam.
Polisi awalnya percaya kematian menjadi pembunuhan-bunuh diri. Penyelidik kemudian menentukan pasangan itu adalah korban pembunuhan ganda yang "ditargetkan", tetapi lima tahun kemudian, kejahatan itu tetap tidak terpecahkan.
Baca Selengkapnya di Sini:
Berusaha Pecahkan Pembunuhan Orangtuanya, Putra Miliarder Tawarkan Hadiah Rp402 Miliar
(Arief Setyadi )