Oleh karena itu, karena menjadi lembaga yang disegani peserta pemilu, dia meminta Bawaslu tak menjadi badan pembuat was-was pemilu. Di mana, membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu.
"Begitu saya bilang bapak itu ditakuti dan segani jangan terus menjadi badan pembuat was-was pemilu yang membuat was-was masyarakat untuk memilih peserta pemilu. Artinya ingar-bingar pemilu harus tetap terasa bagian dari kita berdemokrasi ini penting sekali harus ingar-bingar pemilunya jangan sampai kita menyelenggarakan pemilu senyap kelihatan nggak ada apa-apanya nggak benar juga," kata dia.
Bawaslu, lanjutnya tidak hanya berhenti pada level pengawasan teknis pelaksanaan tahapan pemilu saja. Tetapi juga harus memiliki indeks kerawanan pemilu guna menjaga pemilu yang berintegritas dan berkualitas.
"Kuncinya aturan main harus main jelas dan disosialisasikan kalau ada aturan main disosialisasikan jangan sampai dipanggil dia bisa mengelak saya belum tahu saya belum mengerti belum ada sosialisasi," pungkasnya.
(Arief Setyadi )