Wapres menyebutkan, salah satu contoh permasalahan yang saat ini harus dicari solusinya bersama adalah problem ketenagakerjaan yang menjadi sektor yang paling terdampak pandemi.
“Pandemi memperumit masalah lama di bidang ketenagakerjaan seperti lemahnya daya saing tenaga kerja dan fenomena disrupsi atau hilangnya berbagai jenis pekerjaan akibat digitalisasi, otomatisasi dan kemunculan kecerdasan buatan,” katanya.
Wapres menjelaskan, tantangan ini relevan dengan tema Kongres Muslimat Indonesia ke-3. “Karena berkaitan erat dengan peran perempuan sebagai bagian dari kelompok angkatan kerja yang jumlahnya relatif sama dengan jumlah angkatan kerja laki-laki,” tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)