Ahli Psikologi Forensik : Ferdy Sambo Merupakan Individu yang Kurang Percaya Diri

Ari Sandita Murti, Jurnalis
Rabu 21 Desember 2022 12:03 WIB
Ferdy Sambo (foto: dok Antara)
Share :

JAKARTA - Ahli Psikologi Forensik (Apsifor), Reni Kusumowardhani membeberkan karakteristik kepribadian terdakwa dugaan kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo, yang mana dia merupakan individu kurang percaya diri dan kala dikuasai emosi, dia menjadi orang tak terkontrol dan tak berpikir panjang.

"Bapak Ferdy Sambo memiliki kecerdasan di atas rata-rata, kemampuan abstraksi, dan kreatifitasnya sangat baik. Secara umum cara berpikirnya lebih ke arah praktis dibanding teoritis," ujar Reni di persidangan, Rabu (21/12/2022).

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan psikologi forensik, secara umum Ferdy Sambo memiliki pola kerja tekun, motivasi tinggi untuk mencapai target yang melebihi dari target yang diberikan kepadanya. Sedangkan tipe kepribadian Ferdy Sambo, dia merupakan orang yang kurang percaya diri dan membutuhkan orang lain saat membuat keputusan.

"Tipe kepribadiannya, pada dasarnya bapak Ferdy Sambo ini merupakan individu yang kurang percaya diri dan membutuhkan orang lain dalam bertindak serta mengambil keputusan, terutama hal-hal yang besar," tuturnya.

 BACA JUGA:3 Saksi Ahli Dihadirkan ke Persidangan Ferdy Sambo Cs

Dia menerangkan, ada pengalaman kecil yang membuat Ferdy Sambo merasa nyaman apabila dia melihat orang-orang yang melindungi di sekitarnya. Dalam situasi kondisi normal, Sambo akan terlihat dan sebagai figur yang baik dalam kehidupan sosialnya dan patuh terhadap aturan norma, bahkan dapat menutupi kekurangannya dari masalahnya.

"Jadi bukan berarti yang bersangkutan tidak bisa melanggar norma dan menggunakan kecerdasannya untuk melindungi diri di dalam situasi-situasi terdesak," jelasnya.

Dia membeberkan, sebagai orang Sulawesi Selatan yang hidup dalam budaya yang teguh, memegang budaya Siri Na Pacce memiliki pengaruh tentang pertimbangan-pertimbangan keputusan dan emosi serta kepribadian Ferdy Sambo. Ferdy Sambo harga dirinya mudah terganggu manakala kehormatannya terganggu.

 BACA JUGA:Catatan Kubu Ferdy Sambo soal Pemutaran CCTV Kematian Brigadir J

"Jadi, ada mudah self esteemnya, harga dirinya terganggu apabila dia kehormatannya itu terganggu seperti itu. Kemudian dapat menjadi orang yang dikuasai emosi, tidak terkontrol, tidak berpikir panjang terhadap tindakan yang dilakukan," ungkapnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya