2 Jenderal Penerima Bintang Jasa Indonesia Pratama, Siapa Saja?

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 30 Desember 2022 05:31 WIB
Share :

Ketika terjadi pemberontakan G30S/PKI tahun 1965, dalam kapasitas sebagai Menteri/Panglima Angkatan Laut, RE Martadinata segera memberikan reaksi mengutuk gerakan tersebut dan menyatakan ALRI bekerja sama dengan AD untuk menumpas G30S/PKI.

Namun tindakannya ternyata tidak disukai oleh Presiden Soekarno sehingga jabatannya sebagai Menteri/Panglima Angkatan Laut dicopot dan digantikan oleh Laksamana Muda Muljadi.

Martadinata kemudian diangkat menjadi duta besar berkuasa penuh RI untuk Pakistan. Sang Laksamana mengembuskan napas terakhirnya dalam kecelakaan helikopter di Riung Gunung pada 6 Oktober 1966, yang kemudian dimakamkan di TMP Kalibata.

2. Jenderal Polisi (Purn) Raden Soekarno Djojonegoro

Pria yang lahir di Banjarnegara pada 15 Mei 1908 ini merupakan Kapolri yang menjabat pada periode 1959-1963 masa kepresidenan Soekarno. Raden Soekarno Djojonegoro menerima penghargaan Bintang Republik Indonesia Pratama pada 10 Januari 1963.

Masa kepemimpinannya sebagai Kapolri terdapat banyak gejolak di Indonesia. Mulai dari konflik Irian Barat dengan Belanda dan pemberontakan-pemberontakan yang dilakukan PKI, DI/TII, APRA dan lain-lain, namun hal-hal tersebut ditanganinya dengan baik.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita News lainnya