Dalam kesempatannya, Tanti juga membeberkan kasus COVID-19 di Kota Bekasi hanya berjumlah 20 kasus aktif pada akhir tahun 2022 ini. Menurutnya, pasien COVID-19 secara keseluruhan itu juga tidak memperlihatkan gejala yang parah.
"Saat ini juga reaksi yang ditimbulkan pun tidak seperti dahulu. Seperti orang batuk pilek aja, kecuali mereka yang komorbid makanya itu, vaksin wajib dilakukan, untuk meminimalisir terjadinya reaksi yang cukup parah akibat Covid-19 itu sendiri," tukasnya.
(Nanda Aria)