Diketahui, survei tersebut berasal dari data percakapan yang didapatkan dari unggahan publik pada berbagai kanal media sosial, yaitu facebook, instagram, twitter, dan youtube,blog, serta kanal news atau portal pemberitaan, di Indonesia.
Analisis sentimen dilakukan secara otomatis (Engine) dan admin cleansing (Human) dengan tingkat akurasi mencapai 92%. Serta, Durasi penarikan data dilakukan dari tanggal 1-30 September 2022.
(Susi Susanti)