Jokowi Sebut Penanganan Pandemi Covid-19 di Indonesia Bak Total Football

Raka Dwi Novianto, Jurnalis
Selasa 17 Januari 2023 09:37 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Biro Setpres)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia dilakukan secara total dengan melibatkan seluruh kepala daerah dan komponen di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan pada Rakornas Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia, di Bogor, Selasa (17/1/2023).

"Tanyakan di negara lain ada nggak penanganan (pandemi Covid-19) setotal kita, kita ini betul-betul total football saat itu. Pontang-panting semuanya lari ke sana ke mari karena kita memang ingin Covid bisa kita selesaikan," kata Jokowi.

Jokowi menceritakan bahwa pada saat pandemi Covid-19 menyebar di Indonesia, keadaan saat itu cukup mencekam. Salah satunya karena masker hingga oksigen menjadi barang yang paling dicari oleh semua masyarakat.

Baca juga: Cerita Jokowi Pontang-panting Cari APD, Masker hingga Vaksin untuk Tangani Pandemi Covid-19

"Kita ingat saat pandemi kita pontang-panting mencari yang namanya APD, pontang-panting mencari yang namanya masker, pontang-panting mencari yang namanya vaksin, terakhir pontang-panting saat Delta mencari oksigen, sangat mencekam saat itu. Tapi sekali lagi berkat keras kita semuanya kita mampu mengendalikan Covid-19," jelasnya.

Baca juga: Jokowi Terima Anggota Komnas HAM, Ini Poin-Poin yang Dibahas

Kepala Negara juga mengungkapkan bahwa sampai hari ini sudah 448 juta vaksin yang telah disuntikkan. Hal tersebut berkat kerja sama TNI dan Polri serta para kepala daerah.

"Bayangkan menyuntik 448 juta suntikan bukan barang yang gampang. Tetapi karena TNI juga ikut, Polri juga ikut seluruh Gubernur, Bupati, Wali Kota, sampai ketingkat RT semuanya ikut itu yang menyebabkan kita menyelesaikan Covid dengan baik," ungkapnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya