Mitologi Yunani dan Inspirasi-Inspirasi Aneh

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2023 07:50 WIB
Mitologi Yunani. (BBC)
Share :

Cyclops

Ketika mencari perbekalan di pulau lain, Odysseus dan beberapa anak buahnya bertemu dengan Polyphemus, sesosok raksasa pemakan manusia. Beberapa pelaut menghilang sebelum Odysseus akhirnya dapat membuat buta monster bermata satu itu dengan sekali tebas.

Bermata satu merupakan hal yang tidak biasa di antara makhluk bertulang belakang. Pada mamalia, cyclopia dijelaskan sebagai suatu kelainan bawaan yang membuat mata gagal berkembang menjadi dua lubang yang berbeda. Lantaran bermata satu terkait dengan komplikasi antara otak, hidung dan sistim pernafasan, hanya sedikit mamalia yang lahir dengan kondisi itu dapat bertahan hidup.

Mengenai aspek "raksasa" pada makhluk mitos cyclop, pakar sejarah Adrienne Mayor dari Stanford University, Amerika Serikat, menilai fosil spesies-spesies kuno bisa menjadi inspirasi. Orang-orang Yunani kuno yang bekerja sebagai petani mungkin telah mengeksplorasi tanah dan menemukan beberapa hal yang tidak biasa. Khususnya, tengkorak dari gajah kerdil dan mammoth memiliki rongga hidung yang membesar yang bisa saja disalahartikan sebagai satu lubang mata dari makhluk yang mengerikan.

"Gua-gua di pulau memang menampung fosil-fosil yang tidak umum dari mammoth kerdil, dikelilingi oleh tumpukan tulang mamalia yang pada jaman kuno dianggap sebagai tulang dari korban raksasa bermata satu," kata Mayor.

Adrian Lister, seorang paleobiologi di Natural History Museum, London, mengonfirmasikan bahwa sisa-sisa gajah kerdil telah ditemukan di beberapa pulau di kawasan Mediteranea. Dia menjelaskan bahwa gajah Palaeoloxodon antiquus yang beratnya 10 ton dan tingginya 4 meter mungkin telah melakukan perjalanan dari daratan utama ke pulau-pulau saat air laut surut. Ketika terisolasi, gajah-gajah itu harus beradaptasi untuk bertahan hidup dengan sedikit wilayah dan makanan, dan kemudian menjadi kerdil.

"Di Sisilia kami memiliki fosil-fosil dari setidaknya tiga ukuran berbeda dari gajah-gajah kerdil," kata Lister. "Yang paling kecil - Palaeoloxodon falconeri - adalah yang paling banyak ditemukan di mana saja. Beberapa pulau lain di Mediterania memiliki cerita yang sama - P. antiquus menjadi kerdil dalam ukuran yang lebih besar atau lebih kecil. Kami mendapati gajah kerdil di Malta, Kreta, Siprus, dan beberapa pulau kecil di Yunani. Mammoth kerdil lebih jarang tetapi kami menemukan mereka di Kreta dan Sardinia. Baik mammoth maupun gajah bergading lurus, yang terkecil berukuran sekitar 1,2 meter (tinggi bahu) dan 120 kilogram."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya