Komunitas Muslim Cegah Rencana Pembakaran Taurat di Swedia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 01 Februari 2023 11:16 WIB
Politikus ekstrem kanan Denmark Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci Alquran dalam demonstrasi di Stockholm, Swedia, 21 Januari 2023. (Foto: Reuters)
Share :

Menurut berita media Swedia DN, seorang penulis Mesir adalah seorang pria berusia 34 tahun yang namanya tidak dipublikasikan. Dia mengatakan kepada DN bahwa dia disarankan untuk tidak melaksanakan rencananya oleh perwakilan dari Liga Islam di masjid Stockholm.

“Mereka (Liga Islam) mengatakan itu bertentangan dengan Islam dan saya tidak akan mewakili Muslim ketika membakar sebuah salinan Taurat di luar kedutaan Israel,” terangnya. Namun, penulis itu kemudian menambahkan bahwa tindakannya itu “mewakili dirinya sendiri”.

Media Swedia melaporkan, penulis itu mengajukan permohonan izin polisi untuk mengadakan demonstrasi pada Sabtu, 28 Januari pukul 1 siang. Namun penulis itu mengatakan bahwa dia telah memutuskan untuk menunda tindakan yang direncanakannya “selama beberapa minggu.”

Menurut laporan itu, dia juga didekati oleh Perdana Menteri Ulf Kristersson, yang memintanya untuk "meredakannya". Menurut Rabi HaCohen, pertemuan lebih lanjut dengan penulis dan pimpinan Muslim terjadi, melalui mediasi Amanah, di mana dia memutuskan untuk membatalkan permintaan tersebut seluruhnya.

Penulis itu menjelaskan bahwa “bosan dengan uang pajaknya yang digunakan untuk melindungi pembakaran Alquran berulang kali oleh ekstremis sayap kanan Rasmus Paludan,” yang terbaru di luar kedutaan Turki. Tindakannya dimaksudkan untuk mengklaim bahwa hukum Swedia itu munafik.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya