SEJARAH Afghanistan dipenuhi dengan konflik dan perang yang datang silih berganti. Mulai dari Alexander Agung, Genghis Khan, hingga Uni Soviet dan Amerika Serikat (AS) tidak ada invasi yang berhasil menjatuhkan negara Asia Tengah itu.
Reputasi Afghanistan meruntuhkan invasi setiap kekuatan asing tersebut membuat negara itu dikenal dengan julukan "Graveyard of Empires" atau "Kuburan Para Penguasa".
Dilansir dari BBC News Indonesia, Inggris pernah mencoba menaklukkan Afghanistan pada abad ke-19 silam. Namun, Inggris, yang saat merupakan kekuatan adidaya dunia dengan wilayahnya yang tersebar di berbagai penjuru bumi, terpaksa angkat kaki dari Afghanistan dengan kekalahan dan memberikan negara itu kemerdekaan.
Di era perang dingin giliran Uni Soviet mencoba menundukkan Afghanistan. Pada 1979 tentara merah memasuki Afghanistan untuk memperluas pengaruh dan kekuatan komunisme.
Namun, 10 tahun kemudian, Uni Soviet menyadari bahwa mereka tidak bisa menang di Afghanistan dan seperti juga inggris, terpaksa angkat kaki dari negara itu.
Pada 2001, Amerika Serikat menginvasi Afghanistan dengan alasan untuk menggulingkan Taliban dan menghancurkan kelompok teroris Al Qaeda yang dianggap bertanggung jawab atas serangan teror 11 September.