Isby menilai bahwa kekuatan besar itu tak mampu menunjukkan fleksibilitas saat menghadapi Afghanistan.
"Mereka ingin dan harus melakukan semuanya dengan cara mereka, tanpa mau memahami kompleksitas negara tersebut," kata penulis buku “Afghanistan: Graveyard of Empires” itu sebagaimana dilansir BBC Mundo.
Memang, di masa silam beberapa kerajaan besar seperti Persia dan Mongolia pernah menaklukkan Afghanistan, meski mereka harus membayar mahal atas upaya tersebut. Dan seperti di masa lalu, invasi dan penaklukkan Afghanistan bukanlah upaya yang enteng untuk dilakukan, yang terbukti dengan gagalnya tiga kekuatan besar dari Abad ke-19 dan 20.
(Rahman Asmardika)