JAMBI - Kecelakaan tunggal melibatkan mobil Toyota Camry dengan pelat merah nomor polisi (nopol) BH 1842 Z terjadi di depan Rumah Sakit Siloam Jambi. Mobil dinas tersebut diketahui milik Sekretariat DPRD Provinsi Jambi.
Berikut fakta mengejutkan yang berhasil dihimpun
1. Dikendarai Pelajar dan Penumpang Bugil
Mobil dinas tersebut dikendari oleh pelajar SMA. Sopir mobil nahas tersebut merupakan anak staf di Bagian Umum Sekretariat DPRD Provinsi Jambi. Mirisnya, saat laka tunggal diketahui ada seorang penumpang wanita dalam keadaan bugil.
2. Mobil Dibawa Tanpa Izin
Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Provinsi Jambi, Bambang Supriyadi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa mobil itu merupakan bekas mobil pimpinan dewan Provinsi Jambi. Ia juga menjelaskan mobil itu dibawa stafnya tanpa izin.
"Itu mobil bekas dipakai pimpinan dewan periode lalu, dan ternyata dipakai oleh staf rumah tangga DPRD sudah dua hari, tanpa ada izin dari saya atau pun Sekwan. Dan dibawa anaknya, juga tanpa diketahui orangtuanya," sebutnya.
3. Sopir Terindikasi Berbuat Asusila
Dia menambahkan bahwa kejadian tunggal terjadi pada Kamis Malam, 2 Februari 2023. Kedua pelajar ini terindikasi memakai mobil tersebut untuk berbuat asusila. Sebelum terjadi insiden kecelakaan tunggal ini, mobil melaju dengan kecepatan tinggi dan berputar-putar.
4. Dikenai Wajib Lapor
Siswa SMA yang mengendarai mobil dinas DPRD Jambi bersama teman wanita dikenakan wajib lapor. Siswa SMA tersebut sudah diperbolehkan dari rumah sakit, sementara teman wanitanya masih menjalani perawatan.
"Untuk kedua pengendara sudah keluar dari rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan mereka diwajibkan lapor," tutur Kasat Lantas Polresta Jambi Kompol Aulia Rahman, Sabtu (4/2/2023).
5. Penumpang Patah Kaki dan Dites Urine
Aulia menjelaskan, penumpang wanita itu mengalami patah kaki sehingga harus dioperasi di RS Bhayangkara. "Dari hasil pemeriksaan, diduga mereka berpacaran," tandasnya.
Polisi juga melakukan tes urine kepada kedua pelajar tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan tes urine keduanya, hasilnya negatif," tukas Aulia.
(Khafid Mardiyansyah)