JAKARTA – Mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat dengan sejumlah jenderal Kopassus.
Berikut ini tiga jenderal baret merah Kopassus yang dikenal dekat dengan Gus Dur dilansir Okezone dari beragam sumber, Jumat (10/2/2023).
(Baca juga: Pilot Susi Air Disandera, Jenderal Kopassus Penumpas Teroris Poso Terjun Langsung Gelar Operasi Khusus)
1. Luhut Binsar Panjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sangat dekat dengan Gus Dur.
Luhut yang pernah menjabat Menteri Perindustrian dan Perdagangan di era Gus Dur mengaku pernah mempunyai kedekatan emosional dengan Gus Dur.
"Kalau saya mengaku muridnya, mungkin saya terlalu hebat. Tapi, saya banyak belajar dari Gus Dur. Gus Dur selalu bicara persatuan dan kesatuan," kata Luhut dalam sebuah kesempatan.
Jenderal Kopassus ini kembali ingat pada sosok Gus Dur yang mengedepankan pluralisme hingga mampu berpidato di sebuah universitas ternama di luar negeri.
"Saya terus terang melihat Gus Dur adalah tokoh fenomenal. Gus Dur ke Harvard ngasih ceramah beliau ceramah tentang peran Islam dan tidak ada peran teroris. Semua dibuat mudah dan jalan keluar," tandasnya.
2. Benny Moerdani
Jenderal TNI (Purn) Benny Moerdani juga merupakan salah satu jenderal yang dikenal dekat dengan Gus Dur. Hal itu ditandai dengan ketika Benny melakukan lawatan ke sejumlah pesantren, ia kerap ditemani oleh Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Misalnya, sebulan setelah peristiwa Tanjung Priok, Benny ditemani Gus Dur melakukan safari ke sejumlah pesantren, termasuk ke Lirboyo, Kediri pada November 1984.
3. Prabowo Subianto
Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto merupakan salah satu jenderal yang mempunyai kedekatan dengan mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Prabowo menuturkan, bahwa dia kerap menjalin komunikasi informal dengan Presiden RI keempat itu. Bahkan hubungannya yang sangat dekat itu membuat Prabowo bisa masuk ke dalam kamar tidur Gus Dur.
Awal mula Prabowo dan Gus Dur bisa mempunyai hubungan yang dekat karena keluarga mereka ternyata saling bertetangga. Dengan kedekatannya itu, Prabowo mendapatkan banyak pembelajaran dari hal-hal yang sederhana sampai persoalan yang serius. Prabowo juga menuturkan bahwa ia pernah menjadi tukang pijatnya Gus Dur.
(Fahmi Firdaus )