Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Diyakini Berpengaruh terhadap Elektoral

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Jum'at 17 Februari 2023 19:45 WIB
Erick Thohir jadi Ketum PSSI. (Dok PSSI)
Share :

JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PSSI periode 2023-2027. Jabatan baru Erick Thohir ini dinilai dapat berpengaruh terhadap elektabilitasnya pada Pilpres 2024.

Pengamat sepak bola Indonesia, Abdul Haris mengatakan PSSI sangat seksi untuk mengatrol elektoral.

“Rata-rata banyak orang yang menjadikan PSSI sebagai batu pijakan untuk mendongkrak popularitasnya,” kata Haris, Jumat (17/2/2023).

Mantan Ketua Bidang Organisasi PSSI Tondo Widodo mengamini pernyataan tersebut. Posisi pucuk PSSI memberikan dampak popularitas besar terhadap pengampu amanat.

"Ketua Umum PSSI itu jabatan gengsi," ujar Tondo.

Ia menilai, jika Erick Thohir sukses memimpin PSSI, dapat meningkatkan elektabilitasnya di masyarakat.

Sementara itu, dari perspektif politik, dengan Eks Presiden Inter Milan tersebut menjadi Ketum PSSI akan menambah nilai jual untuk kandidasi. Erick Thohir semakin memiliki daya jual politik di Pilpres 2024.

“Jadi bola bisa menjadi pemersatu. Kalau ini bisa menjadi saran seperti itu posisi Ketum PSSI, menjadikan bola pemersatu, ini akan melengkapi portofolio beliau (Erick Thohir),” ujar Direktur Lembaga Riset dan Konsultasi Political Literacy Desk (Polldesk) Faisal Riza.

Ia menilai sepak bola memang menjadi ruang yang jauh dari politik. Namun, lanjutnya, ketika Eks Presiden Inter Milan itu mampu menunjukkan kinerja cemerlangnya, masyarakat pasti akan melihat Erick Thohir sebagai pemimpin yang tepat untuk Indonesia.

“Bola menjadi ruang nonkonflik politik. Orang bisa saja menjadikan nasionalisme berbeda ketika baris berbaris, ketika di kelas tapi ketika nonton timnas nasionalisme itu orang-orang itu bola itu berbeda. Penggambaran itu yang bisa dikembangkan ketika menjadi Ketum,” terangnya.

Lebih lanjut Faisal optimis dengan pengalaman Erick Thohir baik di dalam maupun luar negeri, sosoknya bakal mampu membawa kemajuan bagi sepak bola Indonesia. Hal tersebut bisa menjadi nilai plus bagi Erick Thohir di mata masyarakat Indonesia.

“Wajar itu menjadi panggung politik, tapi politik seperti apa digambarkan? Saya melihatnya bagaimana nanti sepak bola itu menjadi kekuatan menyatukan, memajukan, ini menjadi portofolio bagus, bukan sekadar menjadi suara,” ucapnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya