SATGAS Operasi Damai Cartenz masih terus melakukan pencarian Pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Mahrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring meminta Egianus Kogoya, untuk menyerahkan diri ke polisi. Berikut sejumlah faktanya:
1. Minta Egianus Kogoya dan Kelompoknya Menyerahkan Diri
"Saya berharap Egianus Kogoya segera menyerahkan diri ke polisi karena bila tidak akan dikejar dan ditangkap," kata Brigjen TNI Sembiring di Jayapura.
BACA JUGA:KKB Penyandera Pilot Susi Air Kocar-Kacir Dikepung Pasukan Elite, Jenderal Kopassus: Menyerah Saja!
Jenderal Kopassus ini ditunjuk sebagai Komandan Kolakops TNI, untuk membebaskan pilot Susi Air menyatakan bila tidak segera menyerahkan diri maka dirinya akan memimpin pengejaran dan penangkapan terhadap Egianus.
"Tugas saya adalah mengejar dan menangkap, sehingga diharapkan Egianus segera menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tegas Sembiring.
2. Operasi Pembebasan Diakui Tidak Mudah
Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan, dalam melaksanakan operasi pembebasan tidak mudah karena untuk mencapai titik satu dengan titik lainnya hanya dapat dilakukan menggunakan pesawat atau helikopter sehingga harus benar-benar diperhitungkan.
BACA JUGA:Mahfud MD Sebut Nyerang KKB Gampang, Tapi Keselamatan Pilot Susi Air Paling Utama
"Mudah-mudahan pilot Susi Air yang berkebangsaan Selandia Baru dapat segera dibebaskan dengan selamat termasuk anggota yang terlibat di dalamnya," kata Sembiring.
Jenderal bintang satu ini mengakui operasi pembebasan sandera masih berlangsung sehingga banyak hal yang tidak bisa disampaikan ke publik. Namun bila operasi selesai maka semuanya akan disampaikan ke publik.