Menkes Minta Bayi Obesitas di Bekasi Dirawat Intensif

Muhammad Refi Sandi, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2023 14:05 WIB
Menkes Budi Gunandi Sadikin (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta agar kasus Kenzie sosok bayi 16 bulan yang mengalami obesitas hingga berat badannya 27 kilogram di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, segera mendapat perawatan intensif.

Budi memastikan bahwa perawatan Kenzie akan ditanggung BPJS Kesehatan.

"Kalau kelebihan (berat badan) harus dirawat. Itu pasti ada sesuatu. Itu dirawat ke BPJS," kata Budi Gunadi kepada awak media di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (22/2/2023).

Ia pun memonitor kasus yang dialami Kenzie dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi untuk menelusuri kondisi lebih lanjut bayi malang tersebut.

"Saya sudah baca tapi belum intervensi langsung. Tapi nanti saya langsung aja deh masuk ke Dinkes Bekasi," ujarnya.

Baca juga: Bayi Obesitas di Bekasi Berusaha Turunkan Berat Badan

Budi pun siap membantu biaya perawatan intensif Kenzie apabila tidak ditanggung BPJS.

Baca juga: Bayi Obesitas di Bekasi Ternyata Sering Minum Susu Kental Manis, Kenali Yuk 4 Bahaya!

"Nanti saya akan telepon, saya akan minta tolong diperhatikan BPJS-nya. Harusnya sih kita kan sudah 99 persen, harusnya sudah di-cover BPJS-nya. Kalau enggak di-cover nanti kita bantu," tuturnya.

Sebelumnya, viral video di media sosial memperlihatkan seorang bayi 1 tahun miliki berat badan 27 kilogram.

Bayi berusia 1 tahun sangat tidak wajar memiliki berat badan sampai 27 kilogram. Padahal, menurut tabel berat bayi yang dirilis oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) berat badan bayi usia 12 bulan atau 1 tahun adalah 6,8 - 12,0 kg untuk bayi perempuan. Sedangkan untuk bayi laki-laki beratnya 7,5 - 12,4 kg.

Bayi itu bernama Muhammad Kenzi Alfaro, anak yang berusia 16 bulan itu terlalu obesitas dengan berat 27 kilogram.

Selama ini rupanya Kenzi diberi susu kental manis. Kepada wartawan, Ibu Kenzi, Pitriyah menjelaskan, jika Kenzi sudah mengonsumsi susu kental manis saat berusia 1 tahun.

Kini Kenzi sudah ditangani tenaga kesehatan dengan menjalani rawat jalan secara intensif sejak Desember 2022.

"Sudah ditangani oleh petugas kesehatan kami. Dari puskesmas kemudian dirujuk ke rumah sakit dengan status peserta BPJS Kesehatan aktif," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi Supriadinata di Cikarang, Selasa.

Dia menjelaskan, Kenzi terlahir dari pasangan M Sopiyan dan Pitriah yang tercatat sebagai warga Kampung Tambun Permata, RT 002/002, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Petugas mengetahui kondisi obesitas Kenzi setelah orangtua balita itu mendatangi Posyandu Setyamulya di Desa Pusaka Rakyat pada Desember 2022 lalu.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya