JAKARTA - Eks Pejabat Pajak yang merupakan bapak tersangka kasus penganiayaan Mario Dandy Satriyo alias MDS, Rafael Alun Trisambodo, mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (1/3/2023).
Pantauan MNC Portal Indonesia Rafael Alun tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 07.52 WIB masuk lewat pintu utama. Rafael mengenakan kemeja batik dibalut jaket, celana, kacamata, masker hingga sepatu berwarna hitam.
BACA JUGA:Suasana Perumahan Elite Rafael Alun, Persinggahan Eks Pejabat Pajak yang Kini Diperiksa KPK
Rafael tiba seorang diri tanpa pendamping. Setibanya di Gedung Merah Putih KPK Rafael mengisi buku tamu di meja resepsionis.
Kemudian, Rafael mendapat id card bertali biru duduk di ruang tunggu Gedung Merah Putih KPK. Rafael duduk seorang diri di kursi hitam ke delapan paling pojok kanan dan terlihat duduk serta sedikit merunduk.
BACA JUGA:Rafael Alun Tiba di Gedung KPK, Klarifikasi Harta Kekayaan?
Hingga saat ini Rafael masih duduk menunggu pejabat KPK menjemput di ruang tunggu sambil memegang dagu dan secarik kertas sambil membaca.
Sementara itu, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri membenarkan Rafael Alun Trisambodo telah tiba di Gedung Merah Putih KPK
"Iya sudah datang (Rafael Alun Trisambodo)," kata Ali saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Rabu (1/3/2023).
Sebagaimana diketahui, KPK saat ini sedang menyelidiki ketidakwajaran harta kekayaan Pejabat Pajak, Rafael Alun Trisambodo. Rafael Alun Trisambodo merupakan ayah dari Mario Dandy Satriyo. Mario Dandy merupakan pelaku penganiayaan terhadap David, anak petinggi Pengurus Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Jonathan Latumahina. Mario telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan tersebut.
Namun, kasus tersebut kemudian berbuntut panjang. Ayah Mario Dandy, Rafael Alun ikut terseret. Gaya hidup glamor Mario Dandy menjadikan pertanyaan terhadap sosok sang ayah. Setelah ditelusuri, Rafael Alun ternyata memiliki harta kekayaan fantastis sebesar Rp56,10 miliar. Ada peningkatan harta kekayaan Rafael Alun yang cukup signifikan.
(Nanda Aria)