AS menegaskan klaim itu salah. Juru bicara AS mengatakan Washington berkomitmen untuk mengamankan pembebasan orang Amerika yang ditahan di Iran, yakni Siamak Namazi, Emad Shargi dan Morad Tahbaz.
Adapun eksekutif perusahaan minyak Siamak Namazi, yang memiliki kewarganegaraan ganda AS-Iran, dipenjara selama 10 tahun atas tuduhan memata-matai dan bekerja sama dengan pemerintah AS pada 2016.
Pekan lalu dia melakukan wawancara dengan jaringan berita AS CNN dari penjara Evin Teheran, di mana dia meminta Presiden Joe Biden untuk melakukan apa yang diperlukan untuk mengakhiri mimpi buruk ini.
Emad Shargi adalah seorang pengusaha Iran-Amerika yang ditangkap pada tahun 2018 saat bekerja di sebuah perusahaan investasi teknologi.
Pecinta lingkungan Iran-Amerika Morad Tahbaz, yang juga memegang kewarganegaraan Inggris, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas tuduhan mata-mata untuk AS dan merusak keamanan Iran pada 2019.
Dia dibebaskan dengan jaminan Juli lalu dengan gelang elektronik - dengan pejabat Inggris mengatakan mereka bekerja sama dengan AS untuk mengamankan "pembebasan permanen" -nya.