Sejak saat itu, ketegangan antara tetangga yang dipimpin Sunni dan Syiah sering tinggi, dengan masing-masing menganggap satu sama lain sebagai kekuatan yang mengancam mencari dominasi regional.
Mereka berada di pihak yang berseberangan dalam beberapa konflik regional, termasuk perang saudara di Suriah dan Yaman.
Bahrain belum menanggapi komentar tersebut, tetapi sebelumnya menyambut baik kesepakatan Iran-Saudi untuk memulihkan hubungan diplomatik.
Iran juga telah menyatakan keinginannya untuk melanjutkan atau meningkatkan hubungan dengan rival regional Arab lainnya, termasuk Yordania dan Uni Emirat Arab (UEA).
(Susi Susanti)