Mumi Remaja Saingan Firaun Tutankhamun Terungkap, Punya Hati dan Lidah Emas

Muhammad Fadli Rizal, Jurnalis
Rabu 29 Maret 2023 04:05 WIB
Ilustrasi padang pasir (Dok: Freepik)
Share :

Jenazah si anak emas juga memiliki lidah berlapis emas di dalam mulutnya dan jimat emas berbentuk kumbang scarab di bawah toraks.

Saleem mengatakan orang Mesir kuno meletakan jimat pada jenazah-jenazah dengan tujuan melindungi dan memberikan gairah kepada mereka di dunia akhirat.

“Lidah emas yang ada di dalam mulut diharapkan dapat menjamin mendiang memiliki kemampuan berbicara di alam baka,” kata Dr Saleem.

Tangkapan layar juga menunjukkan tubuh pemuda itu mengenakan sandal dan karangan bunga pakis.

Mumi yang diperkirakan meninggal pada akhir dinasti Ptolemaik, ditemukan di kota Edfu, Mesir pada 1916. Penemuan itu terjadi enam tahun sebelum arkeolog asal Inggris bernama Howard Carter menemukan makan Tutankhamun di Lembah Para Raja alias Valley of the Kings.

Jenazah sang ‘anak emas’ dilindungi oleh dua sarkofagus: di luarnya terdapat tulisan dalam bahasa Yunani sementara bagian dalamnya terbuat dari kayu. Mumi itu mengenakan topeng emas.

Para ilmuwan yang terlibat dalam proyek ini percaya bahwa penemuan ini adalah yang pertama dari sekian banyak yang akan datang.

“Mesir melewati banyak penggalian ekstensif pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 yang mengeluarkan ribuan jenazah yang diawetkan, banyak diantaranya masih dibungkus dalam peti mati mereka,” kata Dr Saleem.

“Sejak dibuka pada 1835, Museum Mesir di Kairo berfungsi sebagai tempat penyimpanan harta-harta berharga ini. Gudangnya dipenuhi banyak sekali mumi yang sudah tersimpan selama beberapa dekade tanpa diteliti atau ditampilkan,” tambahnya.

Di masa lalu, perban-perban dicopot dari tubuh mumi dan jenazah mereka dibedah secara invasif untuk tujuan penelitian dan hiburan, kata akademisi itu.

Zaman sekarang penggunaan CT scan menjadi unsur penting dalam menyelidiki jasad-jasad mumi tanpa merusak mereka.

Kemajuan tekmologi ini akan memberikan kesempatan bagi ilmuwan untuk mendalami “lebih banyak tentang kesehatan, kepercayaan dan kemampuan manusia pada zaman dahulu," kata Dr Saleem.

“Tomografi terkomputerisasi melambangkan kemajuan signifikan dalam radiologi. Daripada hanya menggunakan satu gambar saja, ratusan proyeksi lapisan-lapisan tipis tubuh dapat digunakan untuk menciptakan model tiga-dimensi yang lengkap,” tutupnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya