JAKARTA - Jelang arus mudik tahun ini, masyarakat diimbau tetap waspada di berbagai titik ruas jalan. Sebab, curah hujan yang masih tinggi terus mengintai dengan banyaknya titik longsor di jalan yang dilalui untuk mudik ke kampung halaman.
Salah satunya di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang kembali longsor setelah curah hujan tinggi terjadi. Imbas dari tanah longsor itu, antrean kendaraan sampai mengular sejauh 5 kilometer (KM).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Temanggung Thoifur Hadi menuturkan, sepanjang Maret ini curah hujan tinggi dan durasi cukup lama. Sehingga drainase di Dusun Demangan berkumpul di titik longsor. “Sehingga tanah yang tadinya lereng itu terjadi longsor,” kata Thoifur dalam Teropong Bencana BNPB yang disiarkan melalui channel Youtube BNPB TV, Rabu (29/3/2023)
Ia melanjutkan, di sebelah titik longsor kira-kira 10-20 meter sudah ada tanah yang turun dan bergeser sekitar 2 meter. Saat ini, pihaknya sudah menghimbau warga di sekitar untuk waspada dan mengungsi. Semua itu dilakukan untuk menghindari adanya korban jiwa di lokasi longsor.
“Kita akan mengurangi debit air yang menuju titik longsor. Sehingga kita bisa mengurangi titik longsor lainnya,” ujarnya.
Di sisi lain, persiapan beberapa hari ke depan mulai adanya arus mudik, maka tim relawan di Temanggung sudah turun ke lapangan. Mereka dibantu juga alat berat dari berbagai pihak, baik dari PU maupun dari pusat. “Sementara ini kendalanya ada di jarak saja. Jadi jarak antara tempat itu dan alat berat,” ucapnya.
Sampai hari ini, katanya, kemacetan cukup panjang sampai 5 km. Antisipasi ke depan pihaknya fokus di titik rawan. Tahun lalu titik ini juga sempat terjadi longsor, sementara di titik lain pihaknya belum menemukan titik rawan.
“Antisipasinya kita coba terus kurangi debit air yang masuk di titik longsor ini. Sampai nanti mendekati Lebaran,” ungkapnya.
Bahkan, lanjutnya, pihaknya pun sempat berdiskusi dengan berbagai pihak untuk melakukan sudetan. Setidaknya ada tiga sudetan dilakukan dengan harapan air bisa berkurang.
Bagi masyarakat yang akan mudik, pihaknya akan memasang tim dari berbagai gabungan yang akan memasang rambu-rambu di sekitar titik longsor. “Jadi penanda untuk mengingatkan masyarakat lebih berhati-hati,” jelasnya.
(Angkasa Yudhistira)