Dari pengakuan pelaku mereka sudah dua kali melakukan pencurian pagar besi bandara itu, dengan cara memotong-motong pagar besi itu menggunakan gunting besi sepanjang 10 cm, kemudian dimasukkan ke dalam karung beras dan dijual ke penampungan barang bekas.
“Hasil menjual besi itu keduanya mendapat uang sebesar Rp 90 ribu dan habis digunakan untuk jalan-jalan bersama pacar dan beli rokok,” pungkasnya.
Sedangkan pihak bandara Silampari telah kehilangan 7 blok pagar besi parimater dan kerugian sekitar Rp5 juta.
(Khafid Mardiyansyah)