"Di antara kru [Artemis-2] adalah wanita pertama, orang kulit berwarna pertama, dan orang Kanada pertama dalam misi bulan, dan keempat astronot akan mewakili umat manusia terbaik saat mereka menjelajah untuk kepentingan semua,” ujar Vanessa Wyche, Direktur Johnson Space Flight Center Nasa, pusat kendali misi, dikutip BBC.
Keempat orang itu yakni Reid Wiseman (47) seorang pilot Angkatan Laut AS yang pernah menjabat sebagai kepala kantor astronot NASA. Dia pernah menerbangkan satu misi luar angkasa sebelumnya, ke stasiun Luar Angkasa Internasional pada 2015.
Lalu Victor Glover (46), pilot uji Angkatan Laut AS. Dia bergabung dengan NASA pada 2013 dan melakukan penerbangan luar angkasa pertamanya pada 2020. Dia adalah orang Afrika-Amerika pertama yang tinggal di stasiun luar angkasa selama enam bulan.
Kemudian Christina Koch (44), yang bekerja sebagai seorang insinyur listrik. Dia memegang rekor waktu terus menerus terlama di luar angkasa oleh seorang wanita, yaitu 328 hari. Bersama astronot NASA, Jessica Meir, dia berpartisipasi dalam perjalanan luar angkasa wanita pertama pada Oktober 2019.
Yang terakhir yakni Jeremy Hansen (47). Sebelum bergabung dengan Canadian Space Agency, dia adalah seorang pilot pesawat tempur di Royal Canadian Air Force. Dia belum terbang di luar angkasa.
"Kru Artemis-2 mewakili ribuan orang yang bekerja tanpa lelah untuk membawa kita ke bintang-bintang. Ini kru mereka, ini kru kita, ini kru kemanusiaan," kata Administrator NASA Bill Nelson.