Hal itu tak berlangsung lama. Serbuan santri yang dipimpin Arya Terung, yakni anak Adipati Terung yang memilih berpihak ke Demak, membuat orang-orang Majapahit pergi menjauh.
Arya Terung pun diangkat Sultan Demak sebagai Adipati di Sengguruh. Sedangkan adiknya, Arya Balitar diangkat menjadi Adipati Blitar. Sengguruh (Malang Selatan) dan Blitar dinyatakan berada di bawah kekuasaan Kesultanan Demak.
2. Pusaka Badhong (Golok)
Sunan Kudus mendapatkan Pusaka Badhong dari Sunan Cirebon atau Sunan Gunung Jati. Pusaka itu untuk melawan orang-orang Majapahit.
Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah merupakan salah satu Wali Songo yang menurunkan sultan-sultan Banten dan Cirebon.
Dalam pertempuran sengit, Sunan Kudus mencabut pusaka Badhong dari sarungnya. Tiba-tiba muncul lebah yang langsung menyerang pasukan Majapahit.
Orang-orang Majapahit tunggang langgang terkena sengatan lebah yang jumlahnya tak terhitung itu.
3. Pusaka Ki Suradadi
Keris pusaka Ki Suradadi milik Sunan Giri, salah satu Wali Songo yang bergelar Prabu Satmata. Gelar itu disematkan karena kedudukannya sebagai raja sekaligus guru suci di Giri Kedaton, Jawa Timur.