Tepat pukul 04.00 subuh, Pasukan Kijang I bergerak melakukan penyusupan dengan senyap tanpa diketahui lawan. Hingga pada pukul 06.30, penyergapan dilakukan. Musuh tidak memiliki kesempatan untuk kabur. Setelah tembakan demi tembakan dilepaskan, terlihat seseorang berusaha kabur ke arah utara. Kopral III Sadeli menarik pelatuk dan melayangkan peluru ke dada Kahar, pada saat itu juga Kahar Muzakar dinyatakan tewas.
Walaupun Kahar Muzakar berhasil diamankan, pimpinan RPKAD geram pasukan Kujang I lantaran bergerak sendiri tanpa mendengarkan perintah untuk menunggu. Padahal RPKAD bisa saja masuk dan menangkap Kahar apabila mengacuhkan perintah. Untuk meredakan keributan, Pimpinan TNI AD memutuskan bahwa Kahar tewas di tangan personel Yonif 330. Akhirnya, RKPAD pun pulang dengan pesawat.
(Qur'anul Hidayat)