LAMONGAN - KA Jayabaya menabrak sebuah mobil di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di depan Universitas Muhammadiyah Lamongan.
KA Jayabaya relasi Stasiun Stasiun Malang - Stasiun Jakarta Pasar Senen menghantam sebuah mobil sedan beradab hitam dengan Nopol S 1649 PK, sekitar pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA:
Pantauan di lokasi kejadian, KA Jayabaya yang melaju dari timur ke barat tiba-tiba berhenti secara mendadak, sekitar 4,4 kilometer arah barat Stasiun Lamongan Kota. Setelah berhenti tiba-tiba ada warga yang berteriak tabrakan.
Mobil malang itu terseret KA Jayabaya sejauh sekitar 100 meter dari perlintasan KA di mana mobil menyeberang rel.
BACA JUGA:
Dari informasi yang dihimpun ada dua orang berjenis kelamin laki-laki dan satu anak - anak di dalam mobil tersebut. Kondisinya sudah tak sadarkan diri, namun belum diketahui secara pasti kondisinya.
Sementara mobil ringsek cukup parah di semua bagiannya. Bahkan pecahan bagian mobil terbawa sejauh kurang lebih 100 meter hingga setelah Masjid Ki Bagus Kusumo, di kompleks Universitas Muhammadiyah Lamongan.
"Tadi makanya kereta itu tiba-tiba berhenti, terus kayak ngerem keras gitu," ucap Doni Hermawan, seorang penumpang KA Jayabaya kepada MPI.
Proses evakuasi badan mobil berlangsung dramatis, petugas KAI dibantu warga sekitar dan para penumpang kereta api menarik mobil yang ringsek dari bawah lokomotif kereta.
Kecelakaan mobil vs kereta api ini membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Lamongan - Bojonegoro tersendat. Warga dan pengguna jalan memelankan kendaraannya untuk sekedar melihat serta mengabadikan kecelakaan ini.
Pantauan di lokasi kejadian hingga pukul 15.35 WIB, KA Jayabaya masih tertahan di lokasi. Sedangkan bangkai mobil juga tampak terlihat.
(Nanda Aria)