2. Nama pemilik jadi nama Menara Saidah
Menara yang lokasinya bersampingan dengan rel kereta stasiun Cawang ini, memiliki ciri khas gedung yang unik.
Nama yang diberikan pada gedung ini pun diambil dari nama pemiliknya, Saidah Abu Bakar Ibrahim.
3. Biaya pembangunan
Gedung Menara Saidah diketahui bernama Gracindo saat dimiliki oleh PT Mustika Ratu atas nama Mooryati Soedibyo dan nilai proyek pembangunannya diperkirakan sebesar Rp50 miliar.
Gedung Menara Saidah memiliki 28 tingkat dengan 24 lantai, 2 basement, dan 2 semi basement. Biaya pembangunan gedung ini mencapai sebesar Rp100 miliar saat itu.
Pembangunan gedung ini memakan waktu selama 3 tahun sejak 1995-1998 oleh kontraktor PT Hutama Karya dan menjadi gedung tinggi pertama yang dibangun oleh kontraktor tersebut.