Proyek Ambisius Penerus Sultan Agung Kerahkan Rakyat Mataram Bangun Istana Megah

Avirista Midaada, Jurnalis
Selasa 25 April 2023 07:30 WIB
Raja Amangkurat I (foto: dok ist)
Share :

AMBISI Sultan Amangkurat I sebagai penguasa Kerajaan Mataram sesudah ayahnya mangkat begitu besar. Ia bahkan meninggalkan semua warisan yang baik dari Sultan Agung, ayahnya dari sisi infrastruktur istana kerajaan. 

Sultan Amangkurat I memilih untuk mendirikan istana baru dari Karta ke Plered. Keraton atau istana baru Plered ini berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Keraton lama di Karta. Perpindahan Keraton ke Plered ini terjadi pada tahun 1647. 

Keraton Plered karenanya disebut sebagai keraton yang dibangun Raja Amangkurat I dari Mataram. Amangkurat pindah dari keraton lama di Karta, yang dibangun Sultan Agung yang merupakan ayah dari Sultan Amangkurat I.

Peri Mardiyono pada "Tuah Bumi Mataram : Dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat I", mengisahkan bagaimana proses pembangunan keraton Kerajaan Mataram ketika Sultan Agung berkuasa dibangun antara tahun 1614 hingga 1622 dan terbuat dari kayu. 

Sedangkan istana Kerajaan Mataram semasa Sultan Amangkurat I berkuasa di Plered dibangun dengan bata. Pekerjaan pembangunan di Plered dikatakan tidak berhenti sampai tahun 1666. Letaknya di Plered, Bantul, di sebelah timur laut Karta. 

Keraton Plered ini ditinggalkan tahun 1680 oleh putra Amangkurat I, Amangkurat II, yang pindah ke Kartasura. Jadi sejak Amangkurat I inilah karena dilanda ketidakstabilan dan huru-hara yang tak kunjung bisa dipadamkan, hingga Keraton Mataram terpaksa berpindah tempat.

Konon saat proses pembangunan keraton ini Amangkurat I memerintahkan seluruh rakyatnya turun membantunya. Tak hanya membangun istana megah saja, Amangkurat I dengan ambisiusnya membangun bendungan di Plered dengan menggerakkan rakyatnya. 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya