Kisah Syekh Pandan Jati, Pembesar Mataram yang Dituduh Korupsi dan Menjadi Wali di Pemalang

Aryanto, Jurnalis
Jum'at 05 Mei 2023 19:23 WIB
Makam Syekh Pandan Jati yang kerap diziarahi warga/Foto: Aryanto
Share :

 

PEMALANG - Perkembangan Islam sekitar tahun 1500-1586 di Kabupaten Pemalang banyak meninggalkan jejak sejarah. Salah satunya kisah Syekh Pandan Jati, seorang alim yang dijukuki sebagai Wali. Hingga kini makamnya di wilayah Bantarbolang selalu ramai diziarahi.

Syekh Pandan Jati merupakan murid dari ulama besar yang bernama Mbah Bantarbolang, yang namanya kini menjadi nama desa dan kecamatan wilayah setempat, yaitu Desa Bantarbolang dan Kecamatan Bantarbolang.

 BACA JUGA:

Konon, dulunya Syekh Pandan Jati adalah seorang pembesar dari Kerajaan Mataram yang dituduh melakukan korupsi dan akan dihukum seumur hidup. Dia lalu melarikan diri ke sebuah hutan di wilayah barat, tepatnya wilayah Bantarbolang.

Kemudian, ia bertemu dengan Mbah Bantarbolang, lalu diizinkan tinggal di rumahnya. Melihat Syekh Pandan Jati adalah orang yang baik, akhirnya diangkat menjadi muridnya dan digembleng menjadi pribadi yang sangat tangguh secara lahir dan batin.

 BACA JUGA:

Mbah Bantarbolang juga memiliki murid selain Syekh Pandan Jati, yaitu Syekh Palintaran. Setelah keduanya mewarisi ilmu, lalu diuji oleh sang guru, guna mencari penerus pemimpin di Padepokan itu.

Dengan maksud memberikan kesempatan pada kedua muridnya untuk memimpin Padepokan secara bersama-sama, Mbah Bantarbolang lalu diam-diam meninggalkan Padepokan.

Namun, kepergiannya membuat mereka merasa kehilangan. Semua muridnya berusaha mencari, dan Syekh Pandan Jati yang memiliki mata batin lebih tajam dari murid yang lain, akhirnya berhasil menemukan keberadaan gurunya.

Mereka lalu meminta Mbah Bantarbolang untuk kembali, namun tidak mau, bahkan meminta kepada Syekh Pandan Jati untuk memimpin Padepokan itu. Sebagai murid yang berbakti, dia pun melaksanakan titah sang guru untuk memimpin Padepokan hingga akhir hayatnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya