Ade Ary menerangkan, korban sempat diberikan pertolongan agar lukanya tak terkena debu oleh saksi hingga akhirnya orangtua korban datang dan membawanya ke RSPP Jakarta Selatan. Sementara anak pelaku dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk diobservasi kejiwaannya.
"Pelaku anak diduga memiliki keterbelakangan mental dan tunarungu serta tunawicara, tidak pernah bersekolah bahasa isyarat sehingga belum bisa dimintai keterangan. Dia sudah dibawa ke RS untuk observasi kejiwaan," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)