JAKARTA- Ternyata ini asal-usul nama Bandara Kualanamu memang tengah hangat menjadi viral. Hal ini terkait kematian wanita yang jatuh lift Bandara Kualanamu.
Pada umumnya pemberian nama suatu bandara terinspirasi oleh nama-nama pahlawan atau tokoh masyarakat dari kota yang menjadi tempat dibangunnya bandara itu.
-Ternyata Ini Asal-usul Nama Bandara Kualanamu
Perlu diketahui, bandara Internasional Kualanamu berada di Provinsi Sumatera Utara tepatnya 39 kilometer dari kota Medan. Bandara yang dibangun pada 2006 ini menjadi bandara terbesar kedua di Indonesia setelah Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
Lokasi bandara ini mulanya bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa di Kecamatan Beringin, Deli Serdang, Sumatera Utara. Pembangunan dilakukan untuk menggantikan Bandar Udara Internasional Polonia yang sudah berusia 85 tahun.
Pemberian nama Kualanamu pada bandara internasional ini bukan tanpa alasan. Terlebih lagi nama tersebut bukan nama pahlawan atau tokoh masyarakat yang ada di kota Medan.
Nama Kualanamu rupanya direkomendasikan oleh DPRD Sumatera Utara melalui putusan dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Senin, 17 Desember 2012 yang lalu. Pemilihan nama bandara ini pun berdasarkan masukan dari para tokoh adat dan masyarakat Karo.
Kemudian, pemilihan nama tersebut dibahas dan diusulkan oleh Pemprov dan DPRD setempat yang selanjutnya ditetapkan oleh Menteri Perhubungan.
-Arti Kata Kualanamu
Kata “Kuala” sendiri berasal dari bahasa Melayu yang berarti muara sungai atau pertemuan sungai dengan laut. Sementara “Namu” atau “Namo” berasal dari bahasa Karo yang memiliki arti lubuk. Sehingga kata “Kualanamu” berarti tempat bertemu.
Tak hanya itu, konon Kualanamu adalah seorang putra Karo bernama Datu Badiuzzaman Surbakti. Beliau adalah pahlawan yang sudah berperang lama demi membebaskan tanah dari perampokan kolonial.
Itulah asal-usul nama Bandara Kualanamu yang tak banyak orang tahu.
(RIN)
(Rani Hardjanti)