JAKARTA – Rumah dinas Laksamana Muda Tadashi Maeda menjadi sangat bersejarah. Di sana, Ir. Soekarno bersama Mohammad Hatta dan Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo merumuskan teks proklamasi.
Nama Laksamana Laksamana Muda Tadashi Maeda melekat dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Namanya harum dan jasa perwira Kaigun (Angkatan Laut Jepang) itu tak bisa dianggap sepele.
Rumah bersejarah yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.1, Jakarta Pusat itu sudah menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi dan bernaung di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
Dari segi arsitektur, rumah besar itu bergaya Eropa (Art Deco) yang dirancang arsitek Belanda J.F.L. Blankenberg. Rumah dua lantai didirikan pada 1927. Pemilik pertamanya adalah Asuransi Jiwasraya yang dulu bernama Nederlandsch Indiesche Levensverzekering en Liffrente Maatschappij (NILLMIJ).
Rumah tersebut sempat ditempati Konsulat Jenderal Inggris saat Perang Pasifik pecah. Saat Jakarta dikuasai Jepang, rumah tersebut dicaplok Teikoku Kaigun (AL Jepang), untuk digunakan sebagai Kantor Penghubung AL dan AD Jepang yang dikepalai Maeda.
Pasca-kemerdekaan, sejumlah bangunan dinasionalisasikan termasuk rumah bekas Maeda. NILLMIJ yang menjadi Asuransi Jiwasraya di bawah kewenangan Departemen Keuangan kembali menempati rumah tersebut hingga 1961.