JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) dilantik dan dikukuhkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Ario Bimo Nandito Ariotedjo, yang diwakili Asisten Deputi Wawasan Pemuda Kemenpora, Mulyani Sri Suhartuti.
Sebelum memulai sambutannya Ketua Umum DPP IPTI Ardy Susanto memimpin hening cipta atas tragedi rasial yang terjadi di Indonesia sekaligus membuka pintu Reformasi 25 Tahun yang lalu.
Dalam sambutannya Ketum IPTI menyampaikan, 25 tahun sudah berlalu sejak tragedi tersebut, sehingga harus bisa beranjak dari tragedi tersebut, tapi tidak akan melupakannya.
"Hari ini merupakan periode kedua saya, saya hanya ingin membagi semangat kepada seluruh pengurus untuk bertekad kuat bersama pemuda-pemuda lainnya menyambut Indonesia Emas 2045. Peringatan 100 tahun kemerdekaan Indonesia tidak akan terjadi untuk kedua kalinya. Mari pemuda Tionghoa kita persiapkan diri untuk menuju 1 abad kejayaan NKRI," tutur Ardy.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, yang juga Ketua Dewan Penasehat IPTI menambahkan, IPTI yang merupakan representatif Pemuda Tionghoa Indonesia bersama pemuda suku-suku lainnya merupakan warga sah Republik Indonesia, karena lahir di Bumi Pertiwi.