Konflik Raja Mataram dengan Pamannya Memanas Pasca Pembunuhan Ulama

Avirista Midaada, Jurnalis
Jum'at 19 Mei 2023 05:29 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

Namun, sekali lagi sang anak menolak, karena ia menganggap bukan abdi ayahnya, melainkan abdi Sultan Amangkurat I. Di mana, hidup serta matinya berada di tangan Sunan. Raja memerintahkan kepadanya supaya taat, kalau tidak mau terkena murka Raja.

Lalu, ditariknya semua anak buahnya, dan disuruhnya pergi kepada ayahnya, dan dikumpulkannya tidak kurang dari 200.000 orang dan segala kekuatan dari kawan- kawannya semua, untuk mendatangi pamannya, Purbaya. Orangtua ini tidak menjadi goyah untuk menghadap ke istana.

Selanjutnya, dikirimnya putranya kembali kepada Sunan untuk menyatakan rasa terima kasihnya atas kehormatan yang sesungguhnya tidak patut diberikan kepadanya itu. Ia, Raden Mas, harus tetap mengabdi kepada Raja, karena ia, Purbaya, cukup pandai untuk menerima atasannya dengan cara yang semestinya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya