Namun nasib baik masih berpihak kepadanya. Saat terjun di ketinggian itu, baru terasa efek ketika keluar dari pesawat terbang. Tubuh terasa kaku dan pernafasan juga sesak.
Karena sudah sering berlatih di ketinggian yang lebih tinggi dari itu Rafael berhasil mengatasi masalah tersebut.
"Makanya, tentara luar negeri itu sangat menghargai tentara Indonesia. Ya, antara ketidaktahuan, nekat dan nasib baik. Kalau disuruh jujur ya takut juga,”ujarnya.
“Tapi, saya pernah berlatih di kawasan salju Gunung Jaya Wijaya, Papua. Padahal juga belum pernah terjun payung di sana," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)